Dokter Spesialis Kandungan Bantu Atasi Masalah yang Sering Terjadi Pada Masa Kehamilan

IBU WOMEN CLINIC – Tentu saja setiap perempuan itu pasti tidak ingin memiliki masalah pada kehamilan. Akan tetapi masalah kehamilan juga perlu diwaspadai sehingga mengurangi resiko masalah ini. Munculnya masalah kehamilan ini disebabkan oleh banyak faktor. Antara lain disebabkan karena kehamilan itu sendiri, seperti perdarahan, mual, atau muntah.

Masalah kehamilan juga bisa disebabkan oleh masalah lingkungan, contohnya kurang gizi, tekanan emosi karena lingkungan yang tidak mendukung, fasilitas kesehatan  kurang memadai dan lain-lain. Serta ada juga faktor dari janin sendiri yang menyebabkan masalah. Oleh karena itu, penting sekali bagi ibu hamil melakukan pemeriksaan rutin dengan dokter spesialis kandungan di masa kehamilan. Nah, dibawah ini beberapa masalah yang sering terjadi saat kehamilan:

1.    Preeklamsia

Preeklamsia merupakan gangguan kehamilan yang sangat serius. Preeklamsia ini terjadi jika tekanan darah tinggi dan kadar protein dalam urin atau ginjal abnormal setelah usia kehamilan 20 minggu. Preeklamsia ini terjadi dan berkembang dengan cepat, serta membahayakan organ-organ penting tubuh. Akan tapi, dengan pemeriksaan dan penanganan yang tepat oleh dokter, banyak yang bisa melahirkan dengan selamat bahkan setelah menderita preeklamsia.

2.    Kurang Cairan Ketuban

Cairan ketuban adalah cairan yang melindungi dan mendukung perkembangan janin di dalam rahim. Maka ketika jumlah cairan ini terlalu kurang itu sangat berbahaya. Biasanya kurangnya cairan ketuban ini dapat dideteksi ketika usia kehamilan berada di testimeter ke ketiga. Dan ketika sudah dipastikan menderita kurang cairan ketuban, maka dokter menyarankan dirawat dirumah sakit agar pertumbuhan bayi terpantau. Serta ketika mendekati waktu persalinan, dokter akan melihat, apakah nanti persalinannya perlu diinduksi atau tidak. Karena pada beberapa kasus, dokter itu terpaksa mengeluarkan bayi sebelum waktunya.

3.    Kehamilan Ektopik

Kehamilan ektopik atau hamil di luar kandungan merupakan kehamilan yang terjadi di luar tempat semestinya. Kehamilan ektopik ini berisiko membahayakan nyawa ibu, karena pada saat kehamilan sudah memasuki usia besar, dikhawatirkan pecah dan timbul perdarahan di dalam perut.

Baca Juga: Ibu Hamil Perlu Lakukan USG 4D di Trimester Ketiga

Adapun gejala kehamilan ektopik antara lain adalah nyeri perut, perdarahan pada vagina sebelum waktu persalinan, disertai keadaan ibu yang makin menurun dan pucat. Gangguan kehamilan ini masih belum jelas penyebabnya. Akan tetapi ada faktor lain yang dicurigai yaitu penggunaan alat kontrasepsi spiral/intrauterine device (IUD), pernah mengalami kehamilan ektopik sebelumnya, radang panggul, masalah kesuburan. Oleh karena itu penting bagi ibu hamil dan dokter spesialis kandungan untuk mendeteksi gangguan ini karena sifatnya berbahaya.

4.    Plasenta Previa

Plasenta previa terjadi karena plasenta berada pada posisi tidak normal. Faktor penyebab plasenta previa adalah riwayat plasenta previa kehamilan sebelumnya, kelahiran kembar, merokok, hamil anak pertama di atas usia 35 tahun,  memiliki kelainan rahim. Gejalanya meliputi pendarahan vagina setelah 20 minggu kehamilan disertai sakit dan kram. Penanganan untuk plasenta previa ini bergantung pada beberapa hal, contohnya apakah terjadi pendarahan atau tidak, berapa banyak pendarahannya, usia kandungan, kondisi ibu dan bayi dan lain sebagainya.

Ketika ibu hamil tidak atau hanya mengalami sedikit pendarahan, maka dianjurkan istirahat di rumah saja. Dan untuk yang mengalami pendarahan, maka dokter akan menyuruh agar dirawat di rumah sakit. Hal ini dilakukan agar ibu hamil bisa segera mendapat pertolongan jika terjadi gejala-gejala lagi.

Sangat mungkin dokter spesialis kandungan Anda akan menyarankan prosedur Caesar saat usia kandungan 36 minggu. Karena mengingat resiko yang berbahaya juga sangat mungkin melakukan Caesar meskipun belum waktunya. Akan tetapi tidak perlu khawatir kawatir karena dokter akan memberikan obat agar paru-paru dan jantung janin itu cepat terbentuk dan bayi dapat tumbuh normal.

Ibu Women Clinic berdedikasi untuk memberikan pelayanan kesehatan wanita dengan peralatan terbaik yang terintegrasi dengan fasilitas terpadu. Berbasis ilmu pengetahuan, riset kedokteran dan pengalaman, Ibu Women Clinic bertekad untuk menjadi pusat layanan kesehatan perempuan yang terpercaya. Jangan ragu dan segera hubungi kami atau kunjungi klinik kami untuk mendapatkan fasilitas dan pelayanan terbaik juga mutakhir.